Apa yang Kamu Inginkan Saat Belajar Beladiri?

Setiap orang memiliki alasan tersendiri, saat memutuskan berlatih beladiri. Ada yang ingin memiliki kemampuan melindungi diri, memelihara kesehatan, dan sebagai sarana mencetak prestasi. Bila jalur prestasi lebih dipilih, tentunya kamu harus belajar lebih keras, dibandingkan siswa beladiri lainnya. Nah, bagaimana dengan kamu?


Belajar Beladiri Pastinya Sangat Menyehatkan

wushu jogja
Sumber: blackbelttraininggroup.com 
Di setiap sesi latihannya, kamu akan belajar banyak gerakan, seperti pukulan, tendangan, bantingan, dan sebagainya. Semua gerakan tersebut akan menjadikan tubuh lebih aktif. Cara olah tubuh ini dipandang sangat efektif secara medis, untuk membakar  hingga ribuan kalori.

Jadi sangat tepat dijadikan aktivitas rutin, atau bagi yang serius ingin menurunkan kadar lemak jahat di dalam tubuhnya. Dengan begitu berat tubuh lebih ideal, bentuk tubuh terlihat lebih menawan, dan pastinya tubuh terasa semakin sehat serta bugar.

Supaya terhindar dari cedera, pastikan kamu selalu mengikuti instruksi pelatih sebelum dan sesudah melakukan latihan. Sesi pemanasan harus dilakukan secara benar, dan maksimal. Karena bila tidak, bisa saja terjadi cedera otot, ketika sedang mengikuti latihan.

Agar hasil latihan lebih terlihat hasilnya, harus keluarkan segala kemampuan. Jangan sayang untuk keluarkan tenaga saat melatih tendangan dan pukulan. Dengan cara ini, hasil berlatih beladiri akan terlihat lebih memuaskan.

Sudah Sehat Dapat Bonus Ketrampilan Beladiri

wushu jogja
Sumber: www.barrieracademy.com 
Berlatih beladiri tidak hanya bisa membuat tubuh lebih bugar dan sehat saja, tetapi juga bisa mempunyai ketangkasan beladiri. Kemampuan membeladiri tentunya sangat berguna, agar tidak sampai menjadi korban kejahatan. Mengingat aksi kriminalitas bisa terjadi kapan saja dan dimana saja.

Bila kamu sudah membekali diri dengan kemampuan beladiri, pastinya lebih percaya diri untuk melawan aksi kejahatan. Baik yang menimpa diri sendiri maupun yang dialami orang lain. Jadi sangat jelas, bukan? Betapa pentingnya berlatih beladiri dengan lebih serius.

Sangatlah jelas kalau belajar beladiri, bukan untuk menyakiti atau menindas orang lain. Termasuk bukan untuk berkelahi, hanya untuk menunjukkan kehebatannya. Tetapi justru untuk melindungi dan menyelamatkan sesama. Menghindari perkelahian adalah cara yang selalu diajarkan oleh master beladiri.

Nah, karena itu pergunakan kemampuan ilmu beladiri kamu untuk kebaikan, dan melindungi diri. Sehingga kala berhadapan dengan situasi buruk, seperti aksi pembegalan, perampokan, penganiayaan, pelecehan seksual, dan sebagainya, kamu bisa mengatasinya dengan tepat.

Salurkan Minat Melalui Jalur Prestasi

wushu jogja
Sumber: www.iwuf.org
Kesehatan tubuh dan kemampuan beladiri sudah kamu dapatkan, dengan rajin mengikuti setiap sesi latihan beladiri. Nah, kamu juga bisa mencetak prestasi gemilang, dengan mengikuti berbagai kompetisi atau pertandingan beladiri. Secara umum, sangat banyak even pertandingan mulai dari skala lokal, regional, nasional, hingga internasional.

Menjadi atlet beladiri adalah salah satu jalur menuju kesuksesan di masa mendatang. Bila kamu memiliki prestasi sangat membanggakan, bisa terbantu dalam mencari sekolah atau perguruan tinggi berkualitas. Bahkan hingga bea siswa menuntut ilmu hingga ke luar negeri. Apakah kamu juga memiliki impian menimba ilmu setinggi mungkin?

Saat menjadi atlet, kamu tak hanya bisa mengoleksi medali pertandingan saja. Tetapi juga pengalaman berharga, jaringan pertemanan semakin luas, bisa berkunjung ke berbagai daerah bahkan berbagai negara, dan tak lupa juga pasokan finansial yang jumlahnya besar.

Karena biasanya setiap memenangkan kejuaraan tertentu, kamu akan memperoleh uang pembinaan dari pemerintah. Besarannya hingga ratusan hingga milyaran rupiah. Tergantung dari ajang kompetisi yang berhasil kamu menangkan. Bila levelnya sudah internasional, pastinya semakin besar bonus yang bisa didapatkan.

Ingin Berprestasi di Bidang Olahraga Beladiri?

wushu jogja
Sumber: jeetkunedoacademy.blogspot.co.id
Bila kamu sangat berminat mengembangkan kemampuan beladiri melalui jalur prestasi, langkah awal yang harus dilakukan adalah memilih tempat atau sasana beladirinya. Salah satu cabang olahraga beladiri, yang sangat tepat kamu ikuti adalah Wushu.

Dalam pertandingan, Wushu terbagi atas dua macam kategori, yakni Wushu Taolu dan Wushu Sanda (Baca; Santa). Wushu Taulo berupa peragaan jurus, baik jurus tangan kosong maupun menggunakan senjata, seperti pedang, tombak, dan golok.

Sedangkan Wushu Sanda menjadi ajang bagi kamu untuk mengaplikasikan seluruh ilmu beladiri, yang sudah kamu pelajari di sasana. Dengan begitu, kamu bisa melihat hasil berlatih di arena pertarungan. Percaya diri saat berada di gelanggang harus dimiliki, tetapi tetap tidak boleh meremehkan lawan.

Tenang saja, pertarungan dalam Wushu Sanda tetap mengutamakan keamanan, dan keselamatan para petarungnya. Setiap peserta akan menggunakan berbagai pelindung, seperi helm pelindung kepala, body protector, pelindung kemaluan, dan pelindung gigi, dan pelindung kaki.

Nah, perguruan beladiri yang bisa mengantarkan kamu ke jalur prestasi di Wushu Sanda, salah satunya adalah Jeet Kune Do Ciek Jien Tao. Perguruan beladiri berbasis Kungfu ini, sudah mengantarkan banyak atlet berprestasi hingga ke level dunia.

Bagi kamu yang berada di Yogyakarta dan sekitarnya, bisa bergabung untuk berlatih Jeet Kune Do di Sasana Graha Karbol AAU, dan Sasana ATK (Akademi Teknologi Yogyakarta). Kedua lokasi tersebut sangat strategis, yang mudah diakses dari mana saja. Baik dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Sasana Graha Karbol beralamat di Jalan Senopati No.9 Yogyakarta (Sebelah Timur Tamar Pintar). Contact Person, Hasan 0898-5000-747. Jadwal latihannya, setiap hari Kamis dan Minggu jam 4 sore (16.00 – 18.00).

Sedangkan Sasana ATK berlokasi di Gedung Auditorium ATK, Jalan Parangtritis Kilometer 5 (Ring Road Selatan). Contact Person, Amin 08966-111-7879. Jadwal latihannya, setiap hari Selasa dan Jumat jam 5 sore (17.00 – 19.00).

Siswa Jeet Kune Do bisa memilih kelas reguler atau kelas atlet. Siswa yang ingin ikut berlatih minimal sudah berusia 7 (tujuh) tahun. Sedangkan usia maksimal siswa adalah 60 tahun. 

Putra dan putri boleh ikut berlatih beladiri ini. Bagi yang serius ingin menempuh jalur prestasi harus mengikuti kelas atlet. Dengan begitu, bisa tersalurkan untuk mencapai prestasi yang diinginkan.

Nah, itulah sekilas informasi bagi kamu, yang ingin tersalurkan minat dan bakatnya di bidang beladiri. Segera daftarkan diri kamu, agar bisa memulai latihan secepatnya. Untuk ciptakan prestasi, dan banggakan Tanah Air tercinta.

Komentar